0
91

Suara4.com Jakarta – Pemerintah Indonesia pada periode Jokowi-Amin ini sengat serius dalam meningkatkan ekonomi dan ivestasi hal tersebut di sambut baik oleh OKP Garuda KPP-RI Jakarta yang melaksanakan diskusi Publik pada 16/12/19 di cafe Upnormal Raden Saleh Jakarta Pusat dengan menghadirkan Cupli Risman Ketua Umum Garuda KPP- RI, Diana Ambarwati, ME pengamat Ekonomi, Dwi Saputro Nugroho Praktisi Hukum dan puluhan Peserta dari berbagai kalangan.

Cupli Risman dalam kesempatan itu mengatakan bahwa penyederhanaan Regulasi ini kajian yang di lakukan oleh pemerintah akan tetapi hasil dari kebijakan ini akan dirasakan oleh para pengusaha dan pelaku ekonomi bidangnya masing-masing, hal ini berubah karna kultur kebangsaan kita sudah mulai menerima berubah teknologi yang ada.

Dwi Saputro Nugroho mengatakan Didalam Badan legislasi ini sudah ada beberapa usulan RUU seperti UU cipta lapangan kerja.

“Saya kira hal ini tidak cukup dibahas oleh pemerintah akan tetapi perlu adanya diskusi besar-besaran dan mengundang akademisi, praktisi hukum, Pengusaha, dan para tokoh masyarakat untuk membahas terkait Omnibus Low ini,” jelas Dwi Saputro

Dwi menambahkan sekarang sudah ada satgas Omnibus Low dengan visi Omnibus Low untuk meningkatkan investasi sehinga ekonomi kita meningkat dan kita sangat barharap tidak ada lagi hambatan terkait perizinan.

“Jika hal tersebut tidak diterapkan maka ekonomi kita sangat sulit berkembang,” jelasnya.

Sementara itu Diana Ambarwati menyampaikan diskusi kali ini adalah diskusi yang sangat Hit di negara kita karna hal tersebut menyangkut dengan Peningkatan ekonomi indonesia dengan Tujuan besarnya adalah pemerintah mau mendorong ekonomi dan evestasi Indonesia.

“Nantinya tidak ada lagi penghambat baik dari administrasi dan aturan lainya karna menurut saya regulasi itu mampu mengakomodir dan melancarkan aktivitas itu bukan sebaliknya malah mempersulit seperti yang terjadi seperti sekarang,” jelas Diana.

Diana menambahkan mengapa investor lebih memilih keluar Negari di banding ke dalam Negeri karna berbelit-belitnya aturan regulasi kita di tambah lagi soal Keadaan SDM kita hari belum memadai karna sehinga perlu improvement hal tersebut sudah sangat sesuai dengan Visi Pemerintahan

“Perlu kita sadari bahwa Penyederhan UU perizinan, pekerjan, inovasi dan riset, mengadakan lahan, pajak dll, sudah sangat layak untuk di lakukan Penyederhanaan dan sekarang didalam Baleg sudah ada,” jelas Diana.

Menurut Diana Dua undang-undang sedang di prorses dan jika Dua RUU ini di rambungkan maka orang akan mudah membuat Persero hal tersebut saya kutip dari menko bapak herlangka Hartanto. Kemudian dalam UU tersebut UMKM yang bekerjasama dengan universitas untuk riset.

“Saya melihat dari rancangan UU ini ada peluang bagi Para milenial untuk menjadi pengusaha baru,” pungkas Diana.